Kulon Progo Galakkan "JogosegoroKu" Jaga Sumber Daya Alam Laut

oleh
Screenshot_2021-10-06-10-05-08-13_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Kulon Progo, KRsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggalakkan gerakan “JogosegoroKu” untuk menjaga serta mengelola pantai dan laut di Kulon Progo dengan tetap memperhatikan dan melestarikan sumber daya alam yang ada.

“Gerakan JogosegoroKu ini diharapkan pengunjung maupun pelaku usaha wisata pantai, nelayan maupun pedagang ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) untuk bisa menjaga kebersihan pantai, agar pantai di Kulon Progo tetap indah, asri dan nyaman,” kata Kepala Dinas Kelautan dadn Perikanan (DKP) Kulon Progo Sudarna di Kulon Progo, Rabu.

Ia mengatakan gerakan “JogosegoroKu” merupakan Gerakan bersih pantai merupakan program terbaru ketika destinasi-destinasi wisata masih ditutup sementara pada masa pandemi sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat sejak 3 Juli 2021. Pemerintah masih menetapkaan DIY berada pada level 3, sehingga destinasi wisata belum dibuka.

Oleh karena itu hal ini, perlu dimanfaatkan untuk memelihara, menjaga dan melindungi Sumber daya alam yang ada di Kulon Progo. Selain itu, gerakan JogosegoroKu dalam rangka menumbuhkan gerakan cinta laut. Gerakan cinta laut terselenggara atas kolaborasi Dinas Pariwisata dan Dinas Kelautan dan Perikanan.

“Kegiatan bersih pantai JogosegoroKu, dilaksanakan serentak di sepanjang pantai Kulon Progo yang berada di beberapa titik dengan perincian TPI Trisik, TPI Glagah,TPI Bugel, dan TPI Congot,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Sutedjo mengatakan gerakan cinta laut ini gakupan gerakan JogosegoroKu yang dilaksanakan oleh siapa saja di pantai maupun laut Kulon Progo.