Wali Kota: Sisa 18 Pasien di Kapal Isolasi Apung

oleh
Screenshot_2021-09-16-08-18-36-56_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Begitu pula penanganan pasien COVID-19 yang hanya bergejala, lebih cepat kesembuhannya dengan keberadaan program isolasi apung itu di KM Umsini.

“Pada saat semua pasien sudah diturunkan, maka kami akan menyemprot dengan disinfektan semua bagian-bagian tempat berinteraksi pasien,” katanya.

Sementara itu, mantan isolator kapal apung, Jumriani mengatakan, sangat terbantu dengan pemanfaatan KM Umsini sebagai tempat penanganan pasien yang bergejala ringan.

“Pola makan dan asupan gizi yang diberikan, betul-betul mengubah kebiasaan kami, termasuk berjemur dan berolah raga ringan di kapal. Juga tersedia fasilitas beribadah,” katanya seraya menyampaikan terima kasihnya pada semua pihak yang telah menyisihkan waktu dan tenaganya untuk merawat pasien COVID-19 bergejala ringan.(Anjas)