Dia menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi secara umum tren prevalensi stunting di Kabupaten Manggarai Timur dari tahun ke tahun terus menurun. Pada Agustus 2019 lalu, prevalensi stunting sebesar 18,70 persen. Angka tersebut menurun pada Februari 2020 menjadi 16,5 persen dan pada Februari 2021 menurun lagi menjadi 14,10 persen.
“Kita mesti mempunyai kontribusi untuk menurunkan prevalensi stunting tingkat nasional. Intervensi terpadu terhadap masalah stunting ini mesti terus kita lakukan secara bersama-sama,” tegas dia.(Anjas)













