Pasien Aktif COVID-19 di Babel Bertambah 241 Jadi 1.627 Orang

oleh
Screenshot_2021-07-07-11-28-28-25

Pangkalpinang, KRsumsel.com – Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan pasien aktif COVID-19 bertambah 241 orang, sehingga jumlah warga yang wajib menjalani isolasi di rumah sakit, wisma karantina menjadi 1.627 jiwa.

“Hari ini 241 orang terkonfirmasi virus corona, sehingga menempatkan Babel berada di urutan ke-20 penambahan harian kasus Covid-29 dengan kumulatif 22.390 orang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan berdasarkan data terbaru Selasa malam, 241 orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 terdapat di Kota Pangkalpinang 45, Kabupaten Bangka 45, Bangka Tengah 45, Bangka Barat 28, Bangka Selatan 13, Belitung 46 dan Belitung Timur 19 orang.

Sementara itu, pasien aktif COVID-19 yang masih menjalani perawatan, isolasi dan karantina 1.627 jiwa dengan rincian Kota Pangkalpinang 405, Bangka 308, Bangka Tengah 261, Bangka Barat 167, Bangka Selatan 80, Belitung 295 dan Belitung Timur 111 orang.

“Orang yang sedang atau masih dalam perawatan dan penanganan dibandingkan dengan kemarin maka hari ini terjadi sedikit peningkatan yakni 7,27 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan sepanjang 1-6 Juli 2021 ini, kasus positif Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertambah 1.198 orang, sembuh bertambah 550 orang dan kasus meninggal dunia Covid-19 18 orang.

“Peningkatan kasus ini karena masih tingginya mobilitas masyarakat, tanpa diiringi penerapan protokol kesehatan yang baik,” katanya.

Oleh karena itu, Satgas COVID-19 tidak bosan-bosannya terus mengimbau dan mengajak pemerintah daerah serta menggarisbawahi bahwa kesadaran dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan merupakan cara paling sederhana dan mudah serta murah agar tidak terpapar Covid-19.

“Tidak bisa tidak, penanganan Covid-19 membutuhkan kerja sama, sinergi dan kolaborasi dari semua unsur dan komponen masyarakat. Tanpa itu, upaya dalam mengatasi pandemi ini terutama dalam mengendalikan Covid-19 tidak akan berhasil dan maksimal,” katanya. (Anjas)