“Supaya ada semua cantolan anggarannya, karena kalau tidak (dilakukan) anggaran kita tidak disetujui Kementerian Dalam Negeri,” kata Wali Kota Tarakan, Khairul usai acara Pelantikan Pejabat Struktural di Lingkungan Pemkot Tarakan, Jumat.
Selain itu, penyesuaian yang dilaksanakan ini merupakan kesempatan untuk melakukan efisiensi di beberapa dinas, dimana ada dua dinas yang dilebur dengan menggabungkan dinas yang sudah ada. Kemudian ada satu dinas baru yang muncul yang memang masuk dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).
Ada dinas baru di lingkungan Pemkot Tarakan sesuai dengan visi misi pembangunan di Tarakan untuk perikanan dalam arti luas itu menjadi suatu prioritas.
“Pertimbangannya tadi memang efisiensi organisasi yang berkaitan dengan mengurangi biaya operasional. Dinas yang menurut kita masih bisa digabungkan dengan dinas-dinas lain, termasuk adanya beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dilikuidasi,” katanya.
Khairul menjelaskan bahwa semua ASN yang dimutasi tidak ada kehilangan jabatannya mulai dari pejabat eselon II, eselon III dan eselon IV semua ada jabatan, bahkan ada yang promosi dan tidak ada yang mengalami demosi (penurunan jabatan).(Anjas)













