Prakirawan BMKG Majene Satriana dihubungi dari Mamuju, Senin, mengatakan potensi terjadinya angin dengan kecepatan 30 hingga 40 kilometer per jam diperkirakan terjadi hingga dua hari ke depan.
“Kurun waktu hingga dua hari ke depan, wilayah Sulbar, khususnya di kawasan pesisir, ada potensi terjadinya hujan dengan kategori sedang yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat di kawasan tersebut,” kata Satriana.
Potensi hujan sedang itu juga diperkirakan dapat memicu terjadinya angin dengan kecepatan 30 hingga 40 kilometer per jam. “Kami mengimbau masyarakat di wilayah pesisir agar selalu waspada kemungkinan terjadinya angin kencang,” tambahnya.
Secara rinci, Satriana menyampaikan bahwa wilayah Sulbar dalam dua hari ke depan, berpotensi dilanda hujan ringan hingga sedang.
Pada hari, ini lanjutnya, hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Polewali Mandar dan Majene.
“Hujan ringan hari ini berpotensi terjadi di Polewali Mandar dan Majene pada siang hingga malam dan dini harinya diperkirakan berawan saja. Sedangkan potensi hujan sedang pada hari ini berada di wilayah Kabupaten Mamasa dan Mamuju, yakni pada siang hingga malam hari. Sementara di Kabupaten Mamuju Tengah dan Pasangkayu, kondisnya berawan,” kata Satriana.
Sementara keesokan harinya, yakni pada Selasa, lanjut Triana, terdapat potensi hujan ringan di wilayah Mamuju pada siang hingga malam hari.
Kemudian, tambahnya, potensi hujan sedang terjadi di wilayah Kabupaten Polewali Mandar pada siang hari dan di Kabupaten Mamasa pada siang hingga malam hari.
“Untuk Kabupaten Mamuju, Majene, Mamuju Tengah dan Kabupaten Pasangkayu hanya berawan. Jadi, untuk dua hari ke depan wilayah Sulbar berpotensi dilanda hujan ringan hingga sedang,” kata Triana. (Anjas)












