“Pemerintah Sulbar akan melakukan evaluasi OPD yang tidak melaksanakan SPBE dan kesiapan transformasi digital di lingkup Pemprov Sulbar,” kata Sekda Sulbar, M Idris DP, di Mamuju, Sabtu.
Ia mengatakan, OPD lingkup Pemprov yang dianggap tidak melaksanakan SPBE anggarannya akan dipangkas jika sebagai bentuk evaluasinya.
Menurut dia, OPD di Sulbar telah diminta membangun mindset menghidupkan semangat digitalisasi guna mempercepat transformasi digital dalam pengembangan SPBE.
“Semangat digitalisasi di OPD tidak mungkin hidup kalau pimpinannya tidak mencoba menghidupkan digitalisasi,” katanya.
Ia mengatakan, berdasarkan data yang saya himpun secara mandiri, ditemukan hanya 30 persen OPD yang menjalankan SPBE sehingga program SPBE berjalan stagnan.
Ia meminta, agar OPD mendorong tenaga pegawai tidak tetap (PTT) yang memiliki talenta digital untuk dijadikan sebagai tenaga teknis pengelola SPBE.
“PTT yang memiliki talenta digital harus diberikan penghargaan yang terbaik dengan memberikannya tambahan penghasilan,” ujarnya. (Anjas)












