Dikeroyok Pelakor dan Ibunya, Istri Sah Melapor Polisi

oleh
WhatsApp Image 2020-09-19 at 15.02.04

PALEMBANG, KRSUMSEL.com –  Rusnita (48) mendatangi SPKT Polrestabes Palembang, ia melaporkan penganiayaan yang dialaminya.

Rusnita mengaku dianiaya dua orang perempuan berinisial PT dan LN karena telah menganiaya dirinya hingga mengalami memar dan luka.

“Saya dicakar dan dijambak anak sama ibunya,” ujar Rusnita, Sabtu (19/9/2020).

Menurut Rusnita, penganiayaan tersebut berawal saat ia ingin mendatangi suaminya di Dermaga 16 Ilir pada Sabtu pagi pukul 09.00.

Saat berada di dermaga, Rusnita mengaku bertemu PT dan ibunya LN, Kedua orang tersebut, kata Anita, lalu menyerangnya.

“Saya dikeroyok, dipukul sampai kepala saya memar. Rambut saya ditarik-tarik,” ujarnya.

Dimana lanjut Rusnita, pemukulan yang dialaminya terkait dengan hubungan antara PT dan suaminya.

“PT itu pelakor, ia merebut suami saya dan bahkan pernah jalan berdua boncengan motor. Makanya saya mau jemput suami karena takutnya sedang bersama PT,” kata Rusnita.

Masih menurut Rusnita, PT bukannya merasa bersalah telah merebut suami orang.Ia malah melaporkan Rusnita kepada ibunya berinisial LN.

“Dia (PT) ngadu ke ibunya (LN). Dulu ibunya pernah marah-marah ke saya. ‘Ngapain anak saya dekat-dekat suami kamu yang kurus itu’? Tapi kenyataannya, anaknya malah mepet suami saya terus. Ya jelas saja saya tidak terima,” ungkap Rusnita.

Saat ia bertemu PT dan LN di Pasar 16 Ilir, adu mulut tak terhindarkan antara ketiga wanita ini.

“Setelah sempat ngomel-ngomel ibunya langsung mengeroyok saya,” tutup Rusnita .

Sementara itu, Ka SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri membenarkan adanya laporan penganiayaan yang dilakukan oleh dua perempuan anak dan ibu.

“Ya setiap laporan yang masuk pasti diterima dan ditindaklanjuti dengan menyertakan surat bukti visum dari dokter”tutup Hery.  (****)