Kontes Sapi Wujudkan Peternak di Lombok Tengah Berkualitas

oleh

Krsumsel.com, Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan lomba kontes ternak sapi untuk mewujudkan peternak berkualitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Ini untuk memajukan peternakan di Lombok Tengah, karena hasil ternak itu bisa menjadi penopang pendidikan anak-anak generasi penerus bangsa,”kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri saat acara kontes ternak sapi di pasar hewan Barebali di Lombok Tengah, Minggu (25/10).

Oleh karena itu, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan ternak sapi di Lombok Tengah baik melalui program pembinaan maupun kebijakan lainnya. “Kegiatan ini meningkatkan populasi dan kualitas hewan ternak di Lombok Tengah,”ujarnya.

Baca juga: Rektor USU Pimpin ICMI Sumut Periode 2026-2031

Ia mengatakan, populasi ternak sapi di Lombok Tengah saat ini telah mencapai 155 ribu ekor yang tersebar di 154 desa/kelurahan, sehingga potensi itu harus tetap dijaga agar tumbuh sesuai dengan harapan.

“Potensi ini tidak muncul begitu saja, tetapi ini merupakan hasil masyarakat atau peternak Lombok Tengah dan hasil inseminasi bibit unggul yang tetap diprogramkan pemerintah,”katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah Zaenal Arifin mengatakan melalui kegiatan kontes ternak ini diharapkan dapat mengoptimalkan hasil persilangan ternak sapi berkualitas tinggi seperti simental, Limosin, brangus dan brahma.

“Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan nilai tambah terhadap budidaya ternak di Lombok Tengah,”katanya. Ia mengatakan, jumlah peserta dalam kegiatan yang dilaksanakan di Pasar Barebali, 24-25 Oktober 2026 mencapai 83 peternak dari Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat dan Lombok Utara.

Sedangkan untuk kategori lomba di antaranya ekstrem kelas bebas, pejantan eksotik poel 1, calon pejantan eksotik, pedet eksotik jantan dan pedet eksotik betina. “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan bibit unggul dan meningkatkan populasi ternak di Lombok Tengah,”katanya.(net)