Kasus Kekerasan Pelajar Hingga Tewas di Banyumas Terungkap 

oleh

Krsumsel.com, Purwokerto – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas Jawa Tengah mengungkap kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang menyebabkan seorang pelajar berusia 14 tahun meninggal dunia.

“Korban diduga dipukul menggunakan balok kayu oleh pelaku hingga meninggal dunia,”kata Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas Komisaris Besar Polisi Petrus P Silalahi di Purwokerto Kabupaten Banyumas, Selasa (8/9).

Menurut dia, dalam pengungkapan kasus tersebut Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polresta Banyumas menetapkan RM alias U (25) warga Kecamatan Purwokerto Timur Banyumas sebagai tersangka pelaku tindak kekerasan.

“Saat ini telah dilakukan penahanan terhadap tersangka,”katanya. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jalan Gerilya Timur Kelurahan Berkoh Kecamatan Purwokerto Selatan Banyumas pada Sabtu (5/9) sekitar pukul 03.00 WIB.

Baca juga: Kabur ke Rawa-rawa, Pelaku Curas Berhasil Diringkus Polisi 

“Pengungkapan kasus dilakukan setelah kami menerima laporan terkait dugaan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Korban berinisial SHAP, warga Kecamatan Kembaran Banyumas,”katanya.

Sebelum kejadian kata dia, korban bersama seorang temannya mengendarai sepeda motor dan sempat berkumpul di sekitar kawasan menara pandang Purwokerto.

Keduanya kemudian menuju wilayah Berkoh dan ketika melintas di sekitar Bundaran Berkoh lanjut dia, sepeda motor korban diduga menjadi sasaran warga yang berada di lokasi karena knalpot kendaraan tersebut mengeluarkan suara bising (brong).

“Korban diduga terkena pukulan balok kayu sepanjang sekitar 1,5 meter pada bagian atas kepala. Setelah kejadian, korban mengalami muntah-muntah dan kemudian tidak sadarkan diri,”katanya.

Menurut dia, korban sempat ditemukan keluarganya dalam kondisi terlentang di tanah depan rumah sekitar pukul 05.00 WIB. Keluarga kemudian membawanya ke Rumah Sakit Sinar Kasih Purwokerto, namun dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.

Berdasarkan identifikasi yang dilakukan petugas Polresta Banyumas ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban, termasuk lebam pada lengan dan tengkuk serta luka di bagian kepala.(net)