Krsumsel.com, Bandarlampung – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang secara resmi menggunakan rangkaian ekonomi premium pada kereta api (KA) Rajabasa yang menawarkan kenyamanan lebih bagi penumpang tanpa menaikkan tarif perjalanan.
“Hari ini secara resmi rangkaian ekonomi premium KA Rajabasa dioperasikan. Perubahan paling mencolok terdapat pada konfigurasi tempat duduk penumpang,”kata Manajer Angkutan Fasilitas dan Pelayanan Penumpang KAI Tanjungkarang Eko Dodit Hertanto di Bandarlampung Lampung, Sabtu (4/7).
Ia mengatakan, apabila rangkaian ekonomi sebelum menggunakan formasi 3-2, kini pada rangkaian baru diubah menjadi 2-2, sehingga ruang gerak penumpang menjadi lebih lega selama perjalanan.
“Selain itu, kursi yang digunakan kini merupakan reclining seat atau kursi yang dapat disandarkan. Dengan desain baru tersebut, penumpang tidak lagi duduk dengan posisi tegak sepanjang perjalanan maupun saling berhimpitan,”kata dia.
Dia menegaskan, untuk tarif perjalanan pada rangkaian ekonomi premium KA Rajabasa tetap tidak berubah meskipun layanannya meningkat, yakni untuk relasi Tanjungkarang-Kertapati, penumpang cukup membayar Rp32.000, sama seperti tarif sebelumnya.
“Tarif tetap, tidak ada kenaikan. Kami ingin masyarakat mendapatkan layanan yang lebih baik dengan harga yang tetap terjangkau,”katanya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap layanan baru tersebut pun langsung terlihat pada hari pertama pengoperasian dengan seluruh 640 kursi yang tersedia terjual habis.
Baca juga: KPK Evaluasi Pencegahan Usai Dua Bupati Eks Plt Kena OTT
“KAI berharap peningkatan kualitas sarana dan pelayanan ini dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus mendorong masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan utama transportasi antardaerah di Lampung dan Sumatera Selatan,”kata dia.
Sementara itu, iapun mengimbau pelanggan merencanakan perjalanan lebih awal melalui aplikasi Access by KAI, sehingga masyarakat pun lebih mudah mendapatkan tiket.
“Tiket KA Kuala Stabas sudah dapat dipesan mulai 7 hari sebelum keberangkatan, sedangkan KA Rajabasa dapat dipesan hingga 45 hari sebelum jadwal keberangkatan,”kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Lampung Bambang Sumbogo mengatakan, rangkaian baru KA Rajabasa merupakan upaya dari pemerintah untuk terus meningkatkan layanan transportasi kereta api di Sumatera Selatan dan Lampung.
“Melalui penambahan rangkaian serta peningkatan fasilitas tanpa membebani masyarakat dengan kenaikan tarif. Masyarakat kini dapat menikmati perjalanan lebih nyaman dengan tarif yang tetap terjangkau, yakni hanya Rp32.000,”kata dia.
Ia menjelaskan, peningkatan layanan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menyediakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau.
“Selain mempertahankan tarif murah, peningkatan layanan juga diwujudkan melalui penggunaan rangkaian kereta dengan konfigurasi tempat duduk yang lebih lega. Kapasitas rangkaian yang sebelumnya sekitar 530-540 penumpang kini meningkat menjadi 848 kursi. Namun, demi kenyamanan, jumlah kursi operasional disesuaikan menjadi sekitar 640 kursi, sehingga penumpang tidak lagi berdesakan selama perjalanan,”kata dia.(net)















