Krsumsel.com, PALEMBANG — Niat berziarah ke makam mertua berubah menjadi pengalaman pahit yang dialami oleh Aditya Dayu Noviansyah (30), seorang guru asal Dusun I BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas.
Sepeda motor yang digunakannya untuk berziarah raib digondol pencuri saat diparkir di depan kompleks pemakaman di Jalan Pipa Reja Kecamatan Kemuning Palembang pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 07.30
Tak Terima telah kehilang motor miliknya, korban langsung mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk melaporkan dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Jumat (3/7/2026).
Di hadapan petugas, Aditya menjelaskan bahwa dirinya memarkirkan sepeda motor Honda Beat miliknya di depan pintu masuk kompleks pemakaman sebelum berziarah ke makam mertuanya.
“Saya datang untuk berziarah ke makam mertua. Motor saya parkir di depan pintu masuk pemakaman, lalu saya masuk untuk berdoa. Setelah selesai dan hendak pulang, motor saya sudah tidak ada lagi di tempat,”kata Aditya.
Baca juga:Hanya Sehari, The Zuri Palembang Gelar Wedding Open House 2026
Merasa curiga, korban kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Dari rekaman tersebut, diduga terlihat dua orang pelaku dengan cepat membawa kabur sepeda motor miliknya.
“Dari rekaman CCTV terlihat diduga ada dua orang pelaku. Kejadiannya sangat cepat, hanya dalam hitungan detik motor saya sudah dibawa kabur,” ungkapnya.
Akibat kejadian itu, Aditya kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat tahun 2024 berwarna hitam dengan nomor polisi BG 5921 GAH. Kerugian yang dialaminya diperkirakan mencapai sekitar Rp19 juta.
Aditya berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut mengingat aksi pencurian kendaraan bermotor di Kota Palembang dinilainya semakin meresahkan masyarakat.
“Saya berharap polisi bisa segera menangkap pelakunya dan motor saya dapat ditemukan kembali. Kasus curanmor di Palembang sekarang sudah sangat meresahkan warga,” harapnya.
Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Hendra Yuswoyo membenarkan adanya laporan korban terkait Curanmor dan telah diterima.
“Laporan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” Tutupnya.(Kiki)















