Pilwana di Kasang Padang Pariaman Ditunda 

oleh

Krsumsel.com, Pariaman – Sebanyak 73 nagari di Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat tetap melaksanakan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak, Sabtu (27/6). Sementara, Pilwana di Nagari Kasang ditunda untuk mematangkan persiapan dan meminimalkan potensi konflik.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengatakan, semula terdapat 74 nagari yang dijadwalkan menggelar Pilwana serentak. Namun, pelaksanaan di Nagari Kasang harus ditunda hingga waktu yang akan ditentukan kemudian.

“Kami mengharap melalui Pilwana ini terpilih wali nagari yang betul-betul diinginkan masyarakat,”kata John Kenedy Azis di Parik Malintang, Sabtu (27/6).

Menurut dia, pemerintah daerah akan mempersiapkan pelaksanaan Pilwana di Nagari Kasang secara lebih matang guna meminimalkan risiko konflik yang mungkin timbul akibat proses pemilihan.

“Mengenai waktu pelaksanaan mungkin bisa enam bulan, bisa satu tahun. Yang jelas kami dari pemerintah daerah sesegera mungkin mempersiapkan pemilihan dengan meminimalisir risiko-risiko konflik yang timbul akibat pemilihan itu,”ujarnya.

Baca juga: WNA Papua Nugini Edarkan 1,6 Kilogram Ganja di Kota Jayapura 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Padang Pariaman Nurhayati memastikan seluruh tahapan Pilwana di 73 nagari dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku guna menjamin independensi, transparansi, dan akuntabilitas proses demokrasi di tingkat nagari.

Ia menjelaskan, sengketa hasil pemilihan dapat diajukan apabila terdapat selisih perolehan suara paling banyak dua persen dari total suara sah. Penyelesaiannya dilakukan melalui Badan Musyawarah Nagari sesuai mekanisme yang berlaku.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilwana, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkoordinasi dengan aparat keamanan.

Pelaksana Tugas Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari mengatakan pihaknya mengerahkan 249 personel untuk mengamankan seluruh tahapan Pilwana serentak.

Berdasarkan hasil pemetaan situasi keamanan, terdapat tujuh nagari yang masuk kategori rawan sehingga mendapat perhatian dan pengamanan tambahan. “Seluruh langkah pengamanan dilakukan agar Pilwana berjalan aman, tertib, dan kondusif,”kata Riyana.

Pilwana serentak tahun ini dilaksanakan di 73 dari 103 nagari definitif yang tersebar di 16 dari 17 kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman. Selain itu, daerah tersebut juga memiliki 15 nagari persiapan yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Pilwana adalah salah satu proses pesta demokrasi rakyat untuk memilih kepala desa (yang disebut Wali Nagari) di wilayah yang menerapkan sistem adat dan pemerintahan nagari, seperti di Provinsi Sumatra Barat.(net)