KRSumsel.com, Palembang – Di tengah ketidakpastian global, transformasi digital menjadi kunci menjaga momentum ekonomi.
Menyadari hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (BI Sumsel) terus tancap gas mendorong pariwisata Palembang sekaligus memperkuat digitalisasi sistem pembayaran guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Langkah strategis ini dikupas tuntas dalam acara Bincang Bersama Media (BESAMO) bertajuk “Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme” pada Kamis malam (18/6) di Kantor BI Sumsel. Acara ini menjadi wadah diseminasi informasi terkait event akbar Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) ke-7 Tahun 2026. Festival ini digadang-gadang menjadi milestone (tonggak sejarah) penting dalam digitalisasi pariwisata di Kota Pempek.
Diskusi hangat ini menghadirkan tiga narasumber kunci: Kepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Mardani; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dengan dihadiri oleh puluhan awak media lokal.
Bambang Pramono selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan.
Hingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp. 2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy).
Dari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.
Baca juga: Lepas Kontingen Jambore Daerah Sumsel ke-IX, Ini Pesan Wabup OI
“Capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya penerimaan masyarakat terhadap transaksi digital. Namun demikian, masih terdapat ruang yang besar untuk memperluas penggunaan QRIS dan meningkatkan literasi pembayaran digital. Untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut, Bank Indonesia secara konsisten menyelenggarakan Digital Kito Galo sebagai salah satu strategi memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Sumatera Selatan,” ujar Bambang Pramono
Dikatakannya, sebagai wujud nyata upaya tersebut, pada tahun 2026 penyelenggaraan Digital Kito Galo (DKG) 7th disinergikan dengan Gemilang Palembang Raya (GPR) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343.
“Mengusung tema “Transaksi Digital Inklusif, Wujudkan Ekonomi Sumsel yang Produktif”, kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas penggunaan transaksi digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Masyarakat melalui pariwisata.” tegasnya.
Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Palembang. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat implementasi digitalisasi pembayaran pada berbagai aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM, perdagangan, kuliner, pariwisata, dan pelayanan publik.
Sejalan dengan hal tersebut, M. Irman, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, menuturkan bahwa penyelenggaraan Gemilang Palembang Raya, Pesona UMKM, dan Festival Kuliner Nusantara yang dipadukan dengan DKG 7th diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata Kota Palembang sekaligus memperluas promosi produk unggulan daerah melalui pemanfaatan transaksi pembayaran digital.
Dikatakannya, Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 akan diselenggarakan pada 25–28 Juni 2026 di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang. Berbagai rangkaian kegiatan akan dilaksanakan, antara lain Digital Expo, Festival Kuliner dan UMKM, aktivasi QRIS, kompetisi kreatif, edukasi transaksi non-tunai, talkshow interaktif, showcase inovasi digital, hingga hiburan masyarakat.
Lebih lanjut dikatakannya, sebagai bentuk kemudahan akses bagi masyarakat, penyelenggaraan GPR x DKG 7th Tahun 2026 juga dimeriahkan dengan promo tarif LRT Sumsel hanya Rp. 43 pada 25–28 Juni 2026. Promo berlaku untuk perjalanan menuju Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Ampera, DJKA, Bumi Sriwijaya, dan Asrama Haji. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke lokasi kegiatan sekaligus mendorong pemanfaatan transportasi publik yang ramah lingkungan dan terintegrasi.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Palembang berharap dapat mendorong sektor pariwisata serta meningkatkan literasi masyarakat mengenai sistem pembayaran digital, memperluas akseptasi QRIS, memperkuat digitalisasi UMKM, dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang lebih inklusif, produktif, dan berdaya saing.
“Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 dapat diperoleh melalui akun Instagram @bank_indonesia_sumsel dan @digitalkitogalo.” pungkasnya. (edi)

















