KAYUAGUNG, Krsumsel.com – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II guna menyusun rencana kerja dan menyamakan visi misi organisasi dan memilih ketua baru. Kegiatan yang berlangsung di Kayuagung hari ini Sabtu, 6 Juni 2026 dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua IGI Provinsi Sumatera Selatan, Sarono P Sasmito, S.Pd., M.Pd. Mewakili Ketwil Sapto Abadi SPd, MPd.
Penyelenggaraan Musda ini berlangsung di tengah isu dualisme kepengurusan yang terjadi di Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Sebagai organisasi profesi guru yang mandiri, IGI menegaskan komitmennya untuk terus fokus pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru tanpa terlibat dalam dinamika organisasi lain.
Dalam sambutannya, Sarono P Sasmito menjelaskan bahwa Musda ini menjadi wadah untuk merancang program kerja yang nyata dan bermanfaat. Salah satu program utama yang akan digalakkan secara berkelanjutan adalah program unggulan “Satu Guru Satu”, yang meliputi: Satu Guru Satu Karya Tulis Ilmiah – Mendorong guru mendokumentasikan pengalaman dan pemikiran dalam bentuk tulisan. Satu Guru Satu Inovasi Pembelajaran – Mengembangkan metode dan media ajar yang kreatif dan menyenangkan. Satu Guru Satu Buku – Memotivasi guru untuk menghasilkan karya tulis yang dapat dibagikan kepada khalayak luas. Satu Guru Satu Media Pembelajaran – Memanfaatkan teknologi untuk menciptakan bahan ajar yang interaktif dan Satu Guru Satu Tablet – Mendukung ketersediaan perangkat pendukung pembelajaran digital.
Baca juga: Raffi Ahmad Bicara Risiko Jadi Utusan Presiden
“Program ‘Satu Guru Satu’ ini menjadi ciri khas IGI untuk mendorong setiap guru tidak hanya mengajar, tetapi juga berkarya dan berinovasi. Apapun situasi organisasi lain, kami tetap konsisten memajukan profesi guru dan dunia pendidikan,” tegasnya.
Rakerda IGI OKI dihadiri oleh pengurus dan perwakilan anggota dari seluruh kecamatan. Selain membahas program unggulan tersebut, kegiatan juga mengagendakan evaluasi kinerja tahun sebelumnya dan penyusunan strategi pengembangan organisasi di tingkat kabupaten.
Dengan tersusunnya rencana kerja yang jelas, diharapkan IGI OKI dapat semakin berperan aktif melahirkan guru-guru profesional yang berdaya saing dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan di daerah.
Setelah melalui Sidang Pleno demi Sidang Pleno Socco Admaja, SSi terpilih menjadi Ketua Daerah IGI Kabupaten OKI menggantikan Dwi Ernila MSi yang berakhir tahun 2026.(****)














