Guru SMK di Aceh Tamiang Lolos Seleksi IKTE 2026

oleh

Banda Aceh,KRsumsel.com – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang menyatakan seorang guru sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah setempat lolos seleksi program Indonesia-Korea Teacher Exchange (IKTE) 2026 dan berkesempatan menjalankan tugas mengajar di negeri ginseng tersebut.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang Bakhtiar di Banda Aceh mengatakan, guru tersebut adalah Muhammad Ilham Noor, pengajar di SMK Negeri 1 Bendahara.

Ia menyebutkan, program pertukaran guru Indonesia-Korea diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK).

Dalam surat keputusan yang diterbitkan pada 12 Mei 2026, tercatat sebanyak 14 guru dari berbagai provinsi di Indonesia ditetapkan sebagai peserta. Dari Provinsi Aceh nama Muhammad Ilham Noor lolos seleksi dan akan berangkat ke Korea Selatan bersama peserta lainnya.

Baca juga: Presiden Minta TNI/Polri Terus Berbenah dan “Bersih-Bersih” Institusi

Bakhtiar mengapresiasi keberhasilan tersebut. Pihaknya menegaskan, pencapaian ini tidak hanya membanggakan SMKN 1 Bendahara, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh sekolah di Kabupaten Aceh Tamiang.

“Ini membuktikan bahwa guru-guru di Aceh memiliki kualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Program pertukaran ini akan berdampak besar bagi pengembangan mutu pendidikan di daerah,”katanya.

Ia mengharapkan, pengajar tersebut dapat membawa pulang pengalaman berharga, khususnya metode pembelajaran modern dan budaya disiplin dari Korea Selatan untuk diterapkan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Bakhtiar menegaskan, pihaknya akan terus mendorong para guru di Aceh Tamiang untuk aktif mengikuti berbagai program nasional maupun internasional.

“Dengan adanya partisipasi guru dari Aceh Tamiang, diharapkan semakin banyak inovasi pembelajaran lahir di sekolah-sekolah setempat. Kehadiran guru berpengalaman internasional juga akan memotivasi siswa untuk memiliki wawasan global dan semangat belajar lebih tinggi,”kata dia.(net)