Timika, Krsumsel.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menghibahkan lahan seluas 43 hektare di Kaladiri Kabupaten Nabire untuk membangun Markas Polda Papua Tengah.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini dihubungi dari Timika, Sabtu (16/5) mengatakan, jajarannya tengah mengurus proses balik nama sertifikat lahan tersebut dari pemilik sebelumnya.
Setelah proses balik nama sertifikat lahan itu rampung maka akan diusulkan kepada Mabes Polri untuk dapat mengalokasikan anggaran pembangunan Mapolda Papua Tengah.
“Itu jadi dasar kita untuk mengajukan usulan ke Mabes Polri. Soal kapan dibangun, kami belum tahu,”kata Jeremias. Adapun lahan seluas 34 hektare yang akan dibangun Mapolda Papua Tengah itu berdekatan jaraknya dengan Bandara Douw Aturure Nabire.
Kapolda juga meminta dukungan dari Komisi III DPR RI untuk dapat mendorong percepatan pembangunan Mapolda Papua Tengah.
Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Pengedar Narkotika
“Untuk desain gambar pembangunan Mako Polda Papua Tengah juga telah kami siapkan, sebagai bagian dari kesiapan perencanaan pembangunan,”sambungnya.
Kapolda berharap, proses pembangunan Mapolda Papua Tengah bisa direalisasikan secepatnya mengingat beban tugas dan penambahan personel sangat dibutuhkan untuk memperkuat pelayanan kamtibmas di wilayah Papua Tengah.
“Papua Tengah itu ada delapan kabupaten, di mana enam di antaranya merupakan wilayah konflik. Ini tentu membutuhkan perhatian pemerintah pusat bagaimana membangun kepolisian daerah yang kuat, baik dari sisi sumber daya manusia, dukungan logistik dan lain lain,”kata mantan Irwasda Polda Papua itu.
Selain rawan konflik sosial dan gangguan keamanan, Kapolda menyebut wilayah Papua Tengah juga terkenal dengan aktivitas demonstrasi yang cukup tinggi sehingga memerlukan penguatan personel.
“Papua Tengah memiliki dinamika Kamtibmas yang cukup kompleks. Oleh karena itu diperlukan pengimbangan dengan penambahan personel Polri melalui rekrutmen sebanyak-banyaknya,”kata Rontini.
Selain pembangunan Mapolda Papua Tengah, Kapolda juga berharap dukungan dari Pemkab Intan Jaya untuk merealisasikan pembangunan Markas Polres Intan Jaya di Sugapa.
Selama delapan tahun beroperasi katanya, Polres Intan Jaya hingga kini masih menggunakan bangunan Polsek Sugapa dan beberapa fasilitas bangunan milik Pemkab setempat.(net)















