Kota Padang, KRsumsel.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat (Sumbar) akan membagikan Kartu Nusuk kepada calon jamaah haji asal provinsi setempat dan Bengkulu di Embarkasi Haji Padang melalui layanan terpadu satu pintu atau one stop service.
“Untuk Kartu Nusuk insyaa Allah akan dibagikan di Asrama Haji tepatnya di layanan one stop service,”kata Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M.Rifki di Padang, Sabtu (18/4).
Hal tersebut disampaikan M Rifki terkait kesiapan Embarkasi Haji Padang untuk memberangkatkan calon jamaah haji asal Sumbar dan Provinsi Bengkulu yang mulai masuk ke asrama haji setempat pada 23 April 2026.
M Rifki menjelaskan, dengan dibagikannya Kartu Nusuk di asrama haji diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu menit untuk masing-masing calon jamaah haji. Artinya, ada tambahan waktu antrean penyerahan Kartu Nusuk sekitar 6 jam 33 menit untuk kelompok terbang (kloter) pertama yang berjumlah 393 orang.
Baca juga: Prabowo Rutin Berenang Setiap Jam 5 Pagi
Untuk memperlancar mekanisme pembagian Kartu Nusuk, Kanwil Kemenhaj Sumbar akan menyosialisasikannya pada Senin (20/4/2026). Selain itu, Kanwil Kemenhaj juga akan menyerahkan paspor, biaya hidup atau living cost, gelang identitas dan lainnya di layanan one stop service.
Kartu Nusuk merupakan identitas digital yang harus digunakan oleh jamaah haji selama berada di Arab Saudi. Kartu tersebut diberikan dan mesti diaktivasi oleh syarikah penyedia layanan haji yang dikontrak pemerintah. Kartu ini berfungsi untuk membedakan antara jamaah resmi dan ilegal, serta memuat informasi seperti nama, foto, tempat dan tanggal lahir, lokasi penginapan, dan data penting lainnya milik jamaah.
Selain sebagai tanda pengenal, Kartu Nusuk juga menjadi syarat utama bagi jamaah untuk mengakses layanan dan area utama, seperti Kota Makkah dan Masjidil Haram. Kartu Nusuk ini menjadi pelengkap visa haji yang wajib dibawa oleh jamaah.
Pada musim haji 1447 Hijriah Kanwil Kemenhaj Sumbar akan memberangkatkan 5.282 calon jamaah haji yang merupakan gabungan jamaah asal Sumbar dan Bengkulu.
“Sebelum calon jamaah haji berangkat, kita inapkan dulu di Asrama Haji Padang dan kemudian baru berangkat ke tanah suci,”ujarnya.(net)














