Indralaya, Krsumsel.com – Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir Huzaimi dari Fraksi Gerindra mengatakan sebanyak 80 tenaga kerja asing asal Cina bekerja di PT Sumatera Prima Fibreboard (SPF) yang ada di Kabupaten Ogan Ilir, dan hal ini harus segera ditindak lanjuti.
“Saat ini di PT SPF ada 80 TKA (Tenaga Kerja Asing red) dari Cina, tolong untuk dinas terkait supaya segera ditindak lanjuti,” ungkapnya saat rapat Paripurna, Kamis (9/4).
Kalau hal ini memang benar menurutnya, sangat ironis, disaat banyak warga Ogan Ilir yang masih nganggur dan sangat membutuhkan pekerjaan.
“Kan sedih kita, masih banyak masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir ini yang butuh pekerjaan, tapi yang banyak masuk Tenaga Kerja Asing,” ungkapnya, sembari menambahkan pihaknya sangat menolak keras Tenaga Kerja Asing yang ada di PT SPF.
“Sekali lagi kita tekankan, agar pihak PT SPF bisa memberdayakan tenaga kerja lokal, khususnya dari Kabupaten Ogan Ilir,” katanya.
Baca juga: SPM Sumsel Desak Pengusutan Dugaan Praktik Pungli oleh Kemenag Ogan Ilir
DPRD OI dalam waktu dekat, akan melakukan Sidak ke PT yang bergerak dibidang pengolahan kayu tersebut.
“InsyaAllah bersama pihak Dinas terkait kita dari DPRD akan melakukan sidak,” tegasnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Ogan Ilir, Amrullah mengatakan, bahwa dari data yang ada, di PT SPF hanya ada dua TKA.
“Kita bingung juga, data dari mana pihak DPRD, karena setahu kita dan dari data yang ada, di PT SPF itu cuman ada dua TKA, itupun asalnya dari Malaysia, bukan Cina,” ungkapnya.
Memang katanya, dari Undang-Undang yang ada, setiap perusahaan yang memperkerjakan Tenaga Asing harus melapor ke Disnakertrans.
“Itu paling tidak persatu semester satu kali melakukan pelaporan atau dalam satu tahun dua kali,” jelasnya.
Dari informasi yang mereka dapat katanya, Tenaga Kerja Asing yang sedang bekerja di PT SPF ada delapan orang bukan 80.
“Itupun informasi yang kita dapat, bukan tenaga kerja Asing yang menetap, melainkan mengerjakan sebuah mesin saja,” katanya.
Dimana katanya, saat ini pihak PT SPF sedang membangun pabrik baru yang nantinya akan merekrut banyak tenaga lokal.
“Insyaallah bersama anggota DPRD Ogan Ilir dalam waktu dekat ini akan melakukan sidak, untuk memastikan kebenaran informasi yang ada,” jelas Kepala Dinas ini.(rul)

















