PRABUMULIH,KRSUMSEL.COM- Pemerintah Kota Prabumulih resmi tancap gas dalam penguatan regulasi daerah. Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menghadiri Rapat Paripurna ke-XI Masa Persidangan ke-II DPRD Kota Prabumulih, Selasa (24/02/26), dengan agenda krusial: penyampaian Nota Pengantar terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tahun 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, SH., M.Si., didampingi Wakil Ketua I H. Aryono, ST., dan Wakil Ketua II Ir. Dipe Anom.
Fokus pada Investasi dan Mitigasi
Dalam nota pengantarnya, Wali Kota H. Arlan memaparkan tiga poin besar yang menjadi tumpuan pembangunan Prabumulih ke depan. Pertama, mengenai Raperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi. Langkah ini diambil untuk memangkas hambatan birokrasi bagi para investor.
”Kami ingin menciptakan iklim investasi yang sejuk di Prabumulih. Dengan kepastian hukum dan insentif yang tepat, minat investor akan meningkat, lapangan kerja terbuka luas, dan ekonomi daerah otomatis terakselerasi,” tegas H. Arlan.
Kedua, pemerintah juga menyodorkan Raperda Penanggulangan Bencana. Regulasi ini menjadi payung hukum untuk memperkuat sistem mitigasi dan kesiapsiagaan dari hulu ke hilir, mulai dari tanggap darurat hingga tahap rehabilitasi pascabencana.
Transformasi Petro Prabu
Poin ketiga yang tak kalah menarik adalah usulan Perubahan Bentuk Hukum Perusahaan Daerah Petro Prabu menjadi Perusahaan Perseroan Daerah. Transformasi ini bukan sekadar ganti nama, melainkan upaya menyuntikkan semangat profesionalisme dan Good Corporate Governance (GCG).
Perubahan status ini diharapkan mampu membuat Petro Prabu lebih lincah bersaing di pasar, yang pada akhirnya akan memperkuat kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
H. Arlan berharap proses pembahasan ketiga Raperda ini dapat berjalan secara komprehensif dan konstruktif. Ia menekankan bahwa sinergi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif adalah kunci agar aturan yang dilahirkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
”Ini adalah langkah strategis dan visioner. Kita sedang membangun fondasi untuk masa depan Prabumulih yang lebih tertata dan kompetitif,” tambahnya.
Rapat paripurna ini turut dihadiri oleh jajaran Sekretaris Daerah, Asisten II dan III, para Kepala OPD, hingga Camat dan Lurah se-Kota Prabumulih, menandakan dukungan penuh seluruh lini pemerintahan terhadap rencana besar ini.(Roy)













