PALEMBANG,KRSUMSEL.COM– Menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kota Prabumulih memperkuat barisan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menghadiri langsung High Level Meeting (HLM) Rapat Koordinasi serta Capacity Building TPID dan TP2DD se-Sumatera Selatan yang digelar di Ballroom Hotel Wyndham, Palembang, Selasa (24/02/26).
Pertemuan krusial ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa sinergi antar-kepala daerah adalah kunci utama untuk menjinakkan gejolak harga pangan dan memastikan distribusi logistik tidak terhambat menjelang hari besar keagamaan.
Komitmen Prabumulih: Operasi Pasar & Pantauan Harga
Merespons instruksi Gubernur, Wali Kota H. Arlan menegaskan bahwa Kota Prabumulih tidak akan tinggal diam. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemkot akan melakukan pengawasan ketat terhadap rantai pasok.
“Kami berkomitmen penuh mendukung program strategis Provinsi. Pemkot Prabumulih akan terus memantau pergerakan harga di pasar secara real-time dan memperkuat koordinasi dengan para distributor. Jika terjadi lonjakan yang tidak wajar, kami siap menggelar operasi pasar,” tegas H. Arlan.
Akselerasi Ekonomi Digital melalui TP2DD
Tak hanya fokus pada urusan perut masyarakat, pertemuan ini juga menyoroti percepatan digitalisasi daerah. Melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), H. Arlan mendorong transformasi birokrasi menuju sistem non-tunai.
Dua Target Utama Digitalisasi Pemkot Prabumulih:
Transparansi: Memastikan setiap rupiah aliran kas daerah tercatat secara digital untuk menghindari kebocoran.
Efisiensi: Mempercepat layanan publik melalui implementasi transaksi elektronik di seluruh lini pemerintahan.
Kehadiran Tim Teknis
Keseriusan Pemkot Prabumulih dalam rapat koordinasi ini terlihat dari hadirnya jajaran pejabat strategis yang mendampingi Wali Kota, di antaranya:
Dr. Drs. Aris Priadi, SH, M.Si. (Asisten I)
Effryadi, S.Psi. (Kepala Dinas Kominfo)
Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.
Langkah proaktif ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga Prabumulih, baik dari sisi kepastian harga bahan pokok maupun kemudahan akses layanan pemerintah yang semakin modern dan transparan.(Roy)













