Medan, KRsumsel.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa bumi tektonik yang terjadi di Gayo Lues Provinsi Aceh, Minggu (22/2) pukul 04:05:10 WIB terjadi akibat dampak aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Oreng.
“Hasil analisis menunjukkan bahwa gempa bumi itu berkekuatan Magnitudo 4,2,”kata Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Hendro Nugroho di Medan Sumatera Utara, Minggu (22/2).
Ia menjelaskan, episenter gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 4,26 derajat Lintang Utara (LU) dan 97,56 derajat Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 39 kilometer (km) timur laut Kabupaten Gayo Lues pada kedalaman 10 km.
Baca juga; 480 Ribu Tiket Kereta Lebaran 2026 Sudah Terjual
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter lanjutnya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Oreng.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi itu dirasakan di daerah Gayo Lues dengan skala intensitas II-III MMI dan daerah Bener Meriah dengan skala intensitas II MMI.
Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
Sejak pukul 04:05 WIB hingga pukul 07:03 WIB kata dia, hasil monitoring BMKG menunjukkan terdapat satu kejadian gempa bumi susulan.
Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.(net)
















