SERAMBI 2026: BI Sumsel Dekatkan Layanan Rupiah ke Masyarakat

oleh

KRSumsel.com, Palembang – Menyambut momentum Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (BI Sumsel) resmi memulai rangkaian layanan penukaran uang melalui agenda “Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026”.

Acara yang berlangsung di Kantor BI Sumsel ini dibuka langsung oleh Kepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono, bersama Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Provinsi Sumsel, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc. Sinergi untuk Kenyamanan Masyarakat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Fokus utama dari SERAMBI 2026 adalah menjamin masyarakat mendapatkan akses terhadap uang Rupiah dengan tiga prinsip utama: Cukup: Memenuhi tingginya kebutuhan likuiditas selama periode Lebaran. Tepat Pecahan: Menyediakan berbagai denominasi sesuai kebutuhan transaksi. Layak Edar: Memastikan uang yang beredar dalam kondisi kualitas terbaik.

“Sinergi ini adalah langkah strategis kami untuk memastikan setiap makna kebersamaan di hari raya Idulfitri semakin sempurna dengan ketersediaan uang Rupiah yang andal di seluruh pelosok Sumatera Selatan.” ujarnya Bambang Pramono.

Dikatakannya, pada tahun ini, SERAMBI 2026 mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah” yang merefleksikan peran Rupiah tidak hanya sebagai alat transaksi, tetapi juga sebagai bagian dari momen kebersamaan, tradisi berbagi, serta penguatan aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Bambang menegaskan pentingnya peran Bank Indonesia bersama mitra strategis, khususnya perbankan dan pemangku kepentingan terkait, untuk memastikan kebutuhan uang tunai masyarakat terpenuhi baik dari sisi nominal, komposisi pecahan, ketepatan waktu, maupun kualitas uang yang diedarkan. Sinergi yang kuat antar-lembaga menjadi kunci dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran dan turut mendukung stabilitas perekonomian daerah.

Baca juga: 61 Persen Penerima MBG di Kepri Berdomisili di Kota Batam

Menurutnya, kebutuhan uang tunai di Sumatera Selatan pada periode Ramadan dan Idulfitri tahun 2026 diperkirakan meningkat signifikan menjadi Rp5,6 triliun, dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp. 3,9 triliun. Peningkatan ini mencerminkan menguatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, terutama pada sektor konsumsi rumah tangga, perdagangan ritel, serta tradisi berbagi dan penarikan uang tunai menjelang Hari Raya Idulfitri. Momentum ini sekaligus menunjukkan optimisme terhadap kinerja perekonomian Sumatera Selatan yang tetap tumbuh positif.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam rangka memperluas jangkauan layanan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama perbankan dan mitra strategis menyelenggarakan berbagai skema layanan kas dan penukaran uang. Pertama, Layanan Penukaran di Loket Perbankan yang tersebar di 110 titik layanan di Palembang dan sejumlah kabupaten/ kota di Sumatera Selatan, dengan kapasitas masing-masing 100 orang penukar pada tanggal 19 Februari, 26 Februari, 5 Maret, dan 12 Maret 2026. Layanan ini merupakan wujud sinergi dengan industri perbankan untuk memudahkan akses masyarakat terhadap uang pecahan kecil.

Kedua, program Susur Sungai Musi (SSM) yang akan dilaksanakan pada 2 s.d. 4 Maret 2026 sebagai bentuk kolaborasi antara Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dan Pangkalan TNI AL Palembang untuk menjangkau daerah-daerah blind spot. Selain penukaran uang, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah serta pemanfaatan pembayaran nontunai agar masyarakat di wilayah terpencil tetap memahami dan mampu melakukan transaksi pembayaran dengan baik.

Ketiga, program BI Peduli Mudik yang menghadirkan layanan kas keliling di berbagai jalur mudik utama, antara lain Stasiun Kertapati pada 25 Februari dan 3 Maret 2026, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II pada 26 Februari 2026, Rest Area Tol Palembang–Lampung pada 26 Februari dan 5 Maret 2026, serta Pelabuhan Boom Baru pada 24 Februari dan 4 Maret 2026. Di samping itu, Bank Indonesia juga menyediakan layanan penukaran di Masjid Agung pada 4 Maret 2026, di pasar tradisional (Pasar Plaju pada 23 Februari dan Pasar Sako pada 25 Februari 2026), serta di Mall PTC pada 5 Maret 2026.

Keempat, Layanan Kas Keliling (Kaskel) Terpadu sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antara Bank Indonesia Sumatera Selatan dan perbankan di wilayah Sumatera Selatan. Kegiatan ini akan melibatkan lima bank dan menyediakan layanan penukaran bagi sekitar 1.000 orang per hari selama empat hari berturut-turut pada 9 s.d. 12 Maret 2026. Selain itu, Bank Indonesia juga tetap menyediakan layanan kas keliling kepada Mitra Kerja Strategis (Mikestra) dan sejumlah instansi di Sumatera Selatan.

Ia menambahkan, untuk memberikan layanan yang lebih tertib dan terukur, masyarakat dapat melakukan penukaran uang melalui aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) dengan maksimal penukaran sebesar Rp. 5.300.000 per orang. Batas maksimal tersebut terdiri atas pecahan Rp. 50.000 sebesar Rp. 2.500.000, Rp. 20.000 sebesar Rp. 1.000.000, Rp. 10.000 sebesar Rp. 1.000.000, Rp. 5.000 sebesar Rp. 500.000, Rp. 2.000 sebesar Rp. 200.000, dan Rp. 1.000 sebesar Rp. 100.000. Pemesanan jadwal dan lokasi penukaran dilakukan secara daring melalui laman https://pintar.bi.go.id sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan dengan lebih mudah, nyaman, dan aman.