KRSumsel.com, Palembang – Peringatan Isra Mi’rat Nabi Muhammad SAW yang di ikuti semua ketua RT dan Ketua RW juga Pengurus Yayasan Masjid Nurul Huda serta masyarakat sekitar Masjid Nurul Huda yang berada di lingkungan Lrg. Nurul Huda Jl. May. Sabara, Palembang.
Acara Isra Mi’rat ini diawali dengan pembacaan kitab suci Al Qur’an oleh Ustad Jakpar yang sebelumnya dibuka oleh pembawa acara ustad Jefri dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus Masjid Nurul Huda Ustad Idham.
Dalam ceramah yang disampaikan Dr. H. Muhammad Harun. Z. M. AG (Dekan Fak. Syari’ah dan Hukum UIN RF Palembang).
“Kita harus bersyukur dengan adanya nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWA, karena itulah kita diberikan sehat dan iman, Nabi Muhammad SAW diberikan niktmad tanpa perjuangan sedangkan nabi lain tidak” terangnya. Sabtu malam (01/02/24).
Baca juga:Miliki Sabu 2,2Kg, Seorang Warga Bandarlampung Diringkus
Dikatakannya, Nabi Muhammad SAW merupakan NUR yang melakukan Isra Mi’raj perjalanan kelangit ketujuh dan mendapat pelajaran, didalam perjalanan nya.
Kemulia Nabi Muhammad SWA berimbas kepada umadnya, yang bisa masuk surga pertama kali, dengan berniat baik saja sudah mendapat kemuliaan apa lagi di wujudkan.
Lebih lanjut dikatakannya, Nabi Muhammad SAW, bisa bertemu langsung dengam Allah SWT sementara Nabi lain nya tidak bisa, karena Nabi Muhammad SWA lebih mulia dari nabi lainnya, Nabi Musa hanya bisa menikmati muka Nabi Muhammad yang sudah bertemu beberapa kali dengan Allah SAW.
Sebagai penutup ceramahnya, ustad Muhammad Harun memberikan pantun “Hari ini hari Jum’at besok pagi hari Sabtu, Kalau mengaku ummat Muhmmad kerjakan Sholat Lima Waktu, Hari ini hari Sabtu besok pagi hari Ahad
Kerjakan sholat 5 waktu tinggalkan perbuatan jahat, Hari ini hari Ahad besok pagi hari Senin Tinggalkan perbuatan Jahat kareno dosonya besak bukan main, Hari ini hari Senin besok pagi hari Selaso Dosonyo besak bukan main di jero kubur disikso, Hari ini hari Selaso besok pagi hari Rabu di jero kubur disikso hancur badan jadi abu, Hari ini hari rabu besok pagi hari Kamis
Hancur badan jadi abu tinggallah Isak dan Tangis” pungkasnya. (edi)

















