2 Pria Dikurung Keluarga di Kandang Dievakuasi Pekerja Sosial

oleh
oleh
Ilustrasi
banner DPRD OKI

Krsumsel.comSejumlah pekerja sosial dari Panti Aura Welas Asih mengevakuasi 2 pria berinisial Mul dan BS warga Kampung Cilarangan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat yang dikurung dalam kandang besi oleh pihak keluarganya.

“Mul terpaksa dikurung oleh keluarganya di dalam kandang besi berukuruan 1,5 meter x 1 meter x 1 meter yang tidak jauh dari rumahnya di Desa Margalaksana Kecamatan Cikakak,”kata pekerja sosial Panti Aura Welas Asih Sukabumi Irgiana di Sukabumi, Rabu (29/3).

Menurut Irgiana, pihak keluarga terpaksa mengurung Mul karena pria ini menjadi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap mengamuk dan tidak segan-segan melakukan aksi kekerasan terhadap keluarga maupun orang lain.

Mul terpaksa dikurung dalam kandang besi. Informasi dari keluarganya, Mul sudah lima bulan menghuni kandang besi itu dan saat tim pekerja sosial tiba di lokasi kondisinya cukup mengkhawatirkan di mana kondisinya sangat tidak terurus.

Maka dari itu, untuk mengevakuasi pihaknya berkoordinasi dengan Polsek dan Puskesmas Cikakak. Sebenarnya yang bersangkutan pernah menjalani terapi di Panti Aura Welas Asih selama enam bulan dan kondisinya sempat membaik.

Diduga kurang adanya perhatian dari pihak keluarga akhirnya pria paruh baya ini penyakitnya kambuh dan kembali sering mengaku bahkan tidak segan menyakiti orang lain.

Sama halnya dengan Mul, tidak jauh dari lokasi pihaknya juga menemukan seorang pria berinisial BS yang juga dikurung oleh pihak keluarganya dalam kandang berbentuk kota kayu dengan panjang 2 meter, lebar 1,5 dan tinggi 1 meter.

Kapolsek Cikakak Iptu Didik S mengatakan, untuk BS sudah menghuni kandang tersebut selama dua tahun, sesuai arahan dari Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede pihaknya turut serta mengevakuasi bersama para pekerja sosial. BS terpaksa dikurung karena sering mengamuk.

Kedua ODGJ saat sudah diamankan di Panti Aura Welas Asih di Palabuhanratu untuk mendapatkan perawatan dan terapi agar kondisi kesehatan bisa kembali membaik.(net)