“Pelayanan di embarkasi atau debarkasi haji adalah kegiatan yang sangat penting karena akan memberikan kesan pertama yang mendalam kepada para jamaah haji tentang proses penyelenggaraan haji. Bahkan merupakan cermin dari kualitas pelayanan haji di tanah air. Oleh karena itu, PPIH Embarkasi hendaknya membangun kesan positif terhadap hal tersebut dengan bekerja secara optimal sesuai tugas dan kewajiban masing-masing. Sehingga tercipta layanan prima sebagaimana yang kita harapkan bersama,” ujar Ahmad Abdullah.
Menurut Ahmad, harapan di atas bisa diwujudkan apabila didukung SDM yang ikhlas, terampil, cekatan, dan amanah, serta dilaksanakan dengan kerja sama dan koordinasi yang baik. “Kami yakin PPIH Embarkasi Palembang Tahun 1443 H/2022 M yang baru saja dilantik dapat mewujudkan hal tersebut,” tuntasnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan selaku Ketua PPIH menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Sumsel. Syafitri yakin, dengan kerjasama dan koordinasi yang baik antar instansi terkait, serta pengalaman selama ini, PPIH Embarkasi/Debarkasi Palembang dapat memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Sumsel dan Bangka Belitung.
“Alhamdulillah setelah dua tahun tidak memberangkatkan jamaah haji, tahun ini Indonesia kembali memberangkatkan jamaah. Sumsel sendiri tahun ini mendapatkan kuota 3.183 jamaah. Kita bertekad agar jamaah haji Sumsel dapat menerima pelayanan terbaik. Baik saat berada di Embarkasi/Debarkasi Palembang maupun di Tanah Suci. Sehingga mereka dapat menjalankan ibadah secara maksimal dan kembali ke Tanah Air dengan menyandang status haji mabrur,” harap Syafitri.
Sebagai informasi, PPIH Embarkasi/Embarkasi Palembang yang dilantik berjumlah 22 orang. Mereka nantinya akan dilengkapi dengan panitia pembantu. Embarkasi Palembang sendiri tahun ini memberangkatkan jamaah haji Sumsel dan Bangka Belitung yang tergabung dalam sembilan kelompok terbang (kloter). (****)













