“Tugas kalian nanti dilapangan mengeiventarisir, mengintegrasikan produsen atau hasil kebun, menjadi bahan olahan, dan menjual dengan cara trading. Nah tugas TPPPP adalah menyatukan semua itu,” katanya.
Dikatakan Herman Deru, TPPPP tidak hanya memperhatikan sarana produksi seperti lahan, modal, tenaga kerja, dan teknologi, tetapi juga sarana produksi. Namun ada yang lebih penting di era milenial saat ini adalah terkait dengan informasi, karena informasi sangat menentukan keberhasilan usaha petani.
“Harga pasar, jaringan kerjasama dan lain sebagainya. Informasi pertanian yang tepat waktu dan relevan, sangat mendukung dalam proses pengambilan keputusan petani. Oleh karena itu kami harapkan tenaga pendamping peningkatan produksi perkebunan yang direkrut ini dapat menjembatani hal tersebut,” pungkasnya.
Hadir dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Bank Sumsel Babel Ahmad Syamsuddin, General Manager Transformasi Bisnis PT Pusri Fahtur Rozi, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumsel Dr. Atekan.(****)













