Herman Deru : Keseimbangan Antara Intelektualitas, Moralis dan Profesional Religius Kunci Dalam Membangun Bangsa

oleh
IMG_20220304_202319_787

Dia juga mengatakan tema yang diambil juga merupakan hasil diakusi dari semua jajaran NU, mengingat sebagian para anggotanya merupakan petani sawit maka sudah seharusnya NU  memberikan arahan hingga pelatihan bagi petani sawit yang merupakan anggota NU.

“Mudah-mudahan dialog malam ini mampu menampung masukan-masukan dari semuanya dan akan direncanakan kedepannya sesuai dengan harapan kita semua. Nantinya kita akan memberikan arahan, monitoring, dan pelatihan bagi para petani sawit yang dalam hal ini juga merupakan anggota NU,” tuturnya.

Dia juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada  Herman Deru beserta jajaran Pemprov Sumsel yang sudah bersedia menjadi tuan rumah pada pertemuan dan peringatan Haralah NU.

“Terimakasih pak Gubernur yang selalu mendukung setiap kegiatan NU baik itu dukungan moril maupun materil, Alhamdulillah sekali semoga kebaikan kita semua mendapatkan berkahnya,” pungkasnya.

Pada Forum Silturahmi tersebut PBNU mengambil tema Halaqah Lingkungan Hidup Temu UMKM dan Petani Sawit. Dialog melibatkan utusan  NU se-Sumatera diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Lampung, Kepulauan Riau, Bangka Belitung.

Para peserta juga melakukan diskusi tanya jawab serta berdialog secara internal kepada jajaran PWNU pusat guna membahas kerangka kerja yang akan dilakukan oleh masing-masing PCNU.

Turut hadir,  Ketua Umum PBNU KH. Yahya Staque, Rais AAM PBMU KH. Mifthacul Achyar, Ketua PWNU Sumsel KH. Amiruddin Nahrawi.(****)