Dia pun menapik kalau pihaknya hanya berdiam diri melihat kondisi kelangkaan migor ini.
Dia mengaku sudah melakukan sidak atas ketersediaan migor beberapa waktu lalu. Sayangnya, ia enggan menyebutkan kapan sidak dilakukan.
Bahkan pihaknya mengklaim juga telah melakukan OP migor.
“Beberapa waktu lalu kami sudah melakukan sidak dan OP migor. Masak harus laporan ke wartawan. Kalau mau gelar OP migor, darimana anggarannya. Kabupaten/kota lain bisa menggelar OP itu karena mereka ada anggarannya,” cetus Alamsyah.(****)














