Dispar: Kota Lama Kesawan Destinasi Wisata Baru di Medan

oleh
Screenshot_2021-11-21-08-07-51-80_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Medan, KRsumsel.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Medan menyebut, bahwa Kota Lama Kesawan kian menjelma menjadi destinasi wisata baru yang menawarkan bangunan kuno sebagai warisan sejarah bagi pelancong di Kota Medan, Sumatera Utara.

“Revitalisasi ini akan menciptakan destinasi wisata baru yang terintegrasi Kota Tua. Ada daya tarik ‘heritage’ dan potensi seni budaya,” ujar Kepala Dispar Kota Medan Agus Suriono, di Medan, Sabtu.

Multikulturalnya budaya masyarakat di Kota Lama Kesawan, ujar dia, setidaknya ada tiga bangunan tua saling berdekatan, yakni rumah saudagar Tjong A Fie berdiri 1900-an di Jalan Ahmad Yani, No.105.

Dispar: Kota Lama Kesawan Destinasi Wisata Baru di Medan

Lalu, Masjid Lama, Gang Bengkok di Jalan Masjid yang dibangun di atas tanah wakaf Muhammad Ali alias Datuk Kesawan dengan dana pembangunan saudagar nonmuslim Tjong A Fie pada 1885 hingga selesai.

Terakhir, Gedung Warenhuis yang merupakan pusat perbelanjaan pertama di Kota Medan dibangun 1916 dan dibuka untuk umum di 1919 dengan peresmian dilakukan Wali Kota Medan pertama Daniel Baron Mackay.