Ia mengakui bahwa munculnya kasus baru di Rote Ndao, khususnya di lapas itu, diduga berasal dari pegawai lapas atau petugas yang memasok makanan untuk tahanan.
Saat ini, para tahanan dan seorang pegawai menjalani isolasi mandiri di lapas dan dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan swab tes kedua untuk memastikan mereka sudah aman.
Untuk lokasi isolasi mandirinya, ujar dia, dilakukan di blok di dalam tahanan dan tetap dipantau oleh petugas kesehatan.
Feby menjelaskan bahwa berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan, Pencatatan Sipil dan Kepandudukan NTT, kasus COVID-19 di NTT naik cukup signifikan.
Berdasarkan laporan Kemenkes, per Kamis (18/11) NTT menempati urutan kedua kasus baru COVID-19 dengan angka mencapai 59 orang per hari.
Pemerintah juga mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan taat pada protokol kesehatan, sehingga tidak mudah terserang COVID-19.(Anjas)













