Kupang, KRsumsel.com – Wakil Bupati Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Agustinus Payong Boli memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di daerah itu agar memperkuat mitigasi terhadap ancaman bencana hidrometeorologi selama musim hujan.
Upaya memperkuat mitigasi bencana, kata Payong Boli dalam keterangan yang diterima di Kupang, Jumat, yaitu dengan memerintahkan BPBD agar berkantor langsung di lapangan terutama di wilayah-wilayah rawan bencana.
“BPBD bisa juga bekerja dari kantor namun setiap saat harus terhubung dengan masyarakat desa dan kota melalui saluran telepon,” katanya.
Payong Boli menjelaskan di tengah ancaman bencana akibat fenomena La Nina, perkembangan kondisi cuaca di desa dan kota harus terus terpantau sehingga dampak bencana seperti banjir dan tanah longsor dapat diminimalisir.
Ia menyebutkan mitigasi bencana harus diperkuat terutama pada wilayah pemukiman masyarakat yang berada di sekitar lereng gunung dan bukit.













