Herman Deru Jadikan Pekan Adat Sebagai Wahana Menjaga Kelestarian Budaya Sumsel

oleh
IMG_20211116_204312_535

” Tahun depan pelaksanaan Pekan Adat Sumsel harus lebih besar dan lebih membanggakan,” ujar Herman Deru disambut tepuk tangan tamu undangan yang memenuhi Gedung Graha Budaya tersebut.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Aufa Syahrizal S.P., M.Sc mengatakan, kegiatan ini merupakan program dengan melibatkan pelaku budaya termasuk paguyuban di Sumsel. Dengan harapan potensi adat dan budaya yang mumpuni dimiliki Sumsel dapat tersosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat tak terkecuali generasi muda bahkan anak-anak.

“Ini merupakan program kerja yang kami susun untuk mengejawantahkan keinginan Pak Gubernur yang memang sangat konsen untuk melestarikan dan mengembangkan bahkan mengangkat budaya-budaya yang selama ini ada tapi belum muncul ke permukaan,” tutur Aufa.

Dalam kegiatan itu kehadiran Gubernur Sumsel H. Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia HDy serta Ketua ICSB Sumsel Hj Samantha Tivanny disambut dengan balutan prosesi penyambutan tamu menggunakan adat Komering yang kental saat tiba di depan Gedung Graha Budaya.

Di sela acara Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga diberi surprise dengan deklarasi dari Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu. Dimana puncak acaranya Gubernur Sumsel H. Herman Deru membuka Pekan Adat Sumsel 2021 tahun kedua dengan memukul alat musik Kulintang. Tampak hadir dalam kesempatan itu Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Sumsel Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.(****)