Bandung, KRsumsel.com – Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengemukakan bahwa air Sungai Citarum sudah bisa digunakan untuk membudidayakan ikan air tawar serta mengairi tanaman karena tingkat pencemarannya sudah turun dan mutunya sudah membaik.
Sebagaimana dikutip dalam siaran pers Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diterima di Bandung, Rabu, ia mengatakan bahwa target awal program pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum adalah menurunkan tingkat pencemaran menjadi cemar sedang namun sekarang air sungai itu sudah tergolong tercemar ringan.
Dalam acara dialog di konferensi iklim di Glasgow, Skotlandia, Gubernur Jawa Barat memaparkan upaya pemerintah memulihkan kondisi DAS Citarum melalui Program Citarum Harum.
Komandan Satuan Tugas Citarum Harum itu memaparkan, hasil pengukuran kualitas air tahun 2018 menunjukkan bahwa Sungai Citarum dalam kondisi tercemar berat dengan Indeks Kualitas Air (IKA) 33,43 poin.
Namun kualitas air Sungai Citarum sejak tahun 2020 terus membaik berkat berbagai upaya pemulihan yang dijalankan dan kini air sungai itu sudah masuk kategori cemar ringan dengan IKA 55 poin.













