“Saya bergembira di kalangan pesantren sudah mulai dikembangkan berbagai kegiatan yang sifatnya sektor keuangan, seperti Bank Wakaf (mikro) yang diinisiasi Pemerintah dan BMT (Baitul Maal wa Tamwil),” katanya.
Ia juga berharap gerakan One Pesantren One Product (OPOP) di pondok pesantren dapat berkembang sehingga dapat menciptakan kemandirian para santri dan masyarakat sekitar pesantren.
Sementara itu, BLK komunitas merupakan program dari Pemerintah, melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), yang bertujuan untuk mendekatkan akses pelatihan vokasi kepada masyarakat, mencetak SDM unggul, serta memberikan bekal keterampilan dan kompetensi kerja.
Sejak 2017 hingga 2020, Kemnaker telah membangun sebanyak 2.127 BLK komunitas di berbagai lembaga keagamaan dan komunitas pekerja buruh di Indonesia.(Anjas)













