“Masker ini berguna sekali bagi kami, Pak. Terima kasih. Jadi kami tidak perlu beli-beli masker,” kata Andi.
Program BTPKLW merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang termasuk dalam klaster perlindungan sosial. Adapun program tersebut juga melengkapi program pemerintah yang sudah berjalan sebelumnya seperti Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM, Subsidi Bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan sebagainya.
Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya mengatakan bahwa penyaluran BTPKLW, khususnya di NTB dapat berjalan lancar dan terbukti efektif membantu para PKL dan pelaku UMKM guna menjaga usahanya yang terdampak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Menurut dia, program terusan dari yang sebelumnya juga dilakukan di Yogyakarta itu sudah dapat dilaksanakan 100 persen dan sudah dimonitor oleh Presiden Joko Widodo.
“Di sini sudah 100 persen disalurkan dan menjadi yang terbaik di Indonesia. Kegiatan di sini sudah dicek Presiden. Cepat sekali dan tepat sasaran,” ujar Airlangga.
Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga yang juga didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, Gubernur NTB unsur Forkopimda dan jajaran lainnya menyaksikan sendiri simulasi pendataan dan pemberian BTPKLW kepada perwakilan para pelaku UMKM.(Anjas)













