Senada dengan Kakanwil, Kapolda Sumsel mengingatkan bahwa bahaya Covid-19 harus tetap digelorakan. Selain menjaga protokol kesehatan, sosialisasi tentang vaksinasi juga mesti terus dilakukan, sehingga target mencapai kekebalan massa bisa dipenuhi. “Dukungan tentu kami berikan dengan terus koordinasi dengan pemerintah daerah,” ujar Toni Harmanto.
Kapolda juga menilai, animo masyarakat Sumsel untuk melakukan vaksinasi cukup tinggi. Karenanya, dia berharap kuota vaksin dari pusat untuk Sumsel bisa terus ditambah sesuai kebutuhan.
Gubernur Sumsel menilai, kegiatan vaksinasi merupakan kegiatan yang sangat mulia. Bahkan bisa dikatakan jihad, yakni jihad melawan wabah. “Jihad itu tidak mesti perang dengan senjata, ini juga bagian jihad,” tegas Herman Deru.
Deru melanjutkan, percepatan vaksinasi di pondok pesantren merupakan program pemerintah untuk seluruh pondok pesantren dan sekolah agar dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka tanpa kendala. “Semoga dengan program percepatan vaksinasi ini mempermudah jalannya proses pembelajaran tatap muka di pesantren,” harap Deru. (****)













