BNPT: Anggaran Program Moderasi Beragama di Poso Minim

oleh
Screenshot_2021-09-16-07-54-59-23_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Jakarta, KRsumsel.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar menyatakan minimnya anggaran program moderasi beragama di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

“Kami sudah berbicara dengan Kementerian Agama, rupanya program moderasi beragama di Poso anggarannya sangat minim. Hal ini juga telah kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Poso,” kata Boy dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu.

Program moderasi beragama merupakan konsep yang bisa membangun sikap toleran dan rukun di Tanah Air untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Pemerintah memperkuat program moderasi beragama melalui Kementerian Agama (Kemenag) dengan tujuan untuk menekan intoleransi dan radikalisme yang masih sering muncul agar bangsa tidak terpecah belah.

Boy mengungkapkan berdasarkan data dan kunjungan ke Poso, diketahui sekitar 17 desa yang ceramah keagamaannya diisi oleh penceramah berpotensi mendukung kelompok terorisme Ali Kalora dan kawan-kawan.