Puluhan Hektare Sawah di Flores Timur Terancam Gagal Tanam

oleh
Screenshot_2021-09-15-15-56-07-74_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

“Tetapi yang paling penting adalah saluran irigasi untuk persawahan ini dapat diperbaiki agar mereka bisa menanam pada musim tanam Oktober-Maret mendatang,” katanya.

Ia menjelaskan saat ini warga berupaya memanfaatkan lahan tersebut untuk menanam tanaman holtikultura namun juga mulai mati karena kurangnya pasokan air akibat rusaknya saluran irigasi tersebut.

Oleh sebab itu, para petani sangat berharap agar pemerintah kabupaten dapat membantu perbaikan saluran irigasi tersebut karena sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup dari hasil pertanian di lahan persawahan tersebut.

Sohlang mengatakan tim penanganan bencana dari pemerintah kabupaten sudah diterjunkan ke lapangan untuk mendata kerusakan yang ada, namun demikian belum ada tindak lanjut berupa perbaikan.

“Biaya perbaikan ini diperkirakan puluhan juta sehingga tidak bisa dengan swadaya masyarakat, sementara desa juga tidak memiliki uang sehingga kami berharap pemerintah kabupaten bisa segera membantu mengatasi kondisi ini,” katanya.(Anjas)