Pekanbaru, KRsumsel.com – Pemerintah Provinsi Riau sejak 2019-2021 menyalurkan bantuan keagamaan sebesar Rp17,04 miliar dan dananya bersumber dari anggaran tanggung jawab sosial BUMN Riau dalam rangka peningkatan kegiatan sarana ibadah dan lembaga keagamaan. di daerah.
“Bantuan program CSR bidang keagamaan diserahkan kepada masjid, masjid, surau, pondok pesantren hingga yayasan yang bergerak di bidang keagamaan di Riau,” kata Kepala Biro Kesejahteraan Setdaprov Riau, Zulkifli, kepada media di Pekanbaru. , Minggu.
Ia mengatakan nilai bantuan yang diberikan bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Seperti pada tahun 2019, bantuan yang diberikan untuk Masjid Al Hilal di Kabupaten Indragiri Hilir sebesar Rp50 juta. Kemudian ada juga Masjid Miftahul Jannah di Kuansing yang diberikan bantuan sebesar Rp50 juta pada tahun 2019.
Untuk tahun 2020 ada Masjid Baiturrahman di Rokan Hulu yang diberikan bantuan sebesar Rp20 juta.
Sedangkan untuk tahun 2021, beberapa masjid yang mendapat bantuan seperti Masjid Al Amin di Kota Pekanbaru sebesar Rp50 juta. Masjid Al Ilham Bengkalis seharga Rp25 juta.
“Hingga Juli 2021 sudah banyak rumah ibadah yang mendapat bantuan dari Pemprov Riau melalui program CSR dan saat ini program serupa masih berjalan,” ujarnya.
Zulkifli merinci, selama kurun waktu tiga tahun, pada 2019 jumlah rumah ibadah yang mendapat bantuan tercatat sebanyak 122 unit dengan total nilai anggaran tercatat sebesar Rp6.931.598.042.
Kemudian, pada tahun 2020, terdapat 251 unit rumah ibadah yang mendapat bantuan senilai Rp6.344.657.500.
“Untuk tahun 2021 hingga Juli, ada 48 unit rumah ibadah yang mendapat bantuan dengan nilai anggaran Rp3.766.095.100. Total nilai bansos yang disalurkan selama tiga tahun adalah Rp17.042.350.642,” ujarnya.(Anjas)













