Lima Orang Positif COVID-19 Saat Swab Antigen Massal di Suramadu

oleh
Screenshot_2021-06-06-18-25-07-92

Surabaya, KRsumsel.com – Sedikitnya lima orang terkonfirmasi positif COVID-19 saat swab test antigen massal yang digelar di pintu keluar Jembatan Suramadu ke arah Kota Surabaya, Minggu.

“Ada lima orang, kemarin dua dan sekarang tiga,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memantau tes usap antigen massal di pintu keluar Suramadu ke arah Surabaya.

Menurut Eri, dari lima orang yang positif COVID-19 itu langsung dibawa ke beberapa rumah sakit di Kota Surabaya, seperti halnya RSU Haji, RSUD Dr. Soetomo, Rumah Sakit Lapangan dan rumah sakit lainnya.

Sehingga, lanjut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jatim, Kapolrestabes Surabaya untuk menyepakati menutup sementara akses Suramadu menuju Surabaya.

“Bagi warga yang sudah masuk ke Surabaya akan di-swab antigen. Kalau negatif ya dilepas. Mau tidak mau harus lakukan seperti ini,” katanya.

Wali Kota Eri sempat mengarahkan para pengendara motor dan roda empat yang melintas di Jalan Suramadu untuk mengikuti swab test antigen. Imbasnya jalur tersebut macet karena ada swab test antigen.

Selain itu, Eri juga memberikan pengertian jika pengendara motor dibiarkan keluar masuk Jembatan Suramadu maka akan lebih banyak yang terpapar COVID-19. “Semua yang kami lakukan itu untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Diketahui penyekatan di Suramadu dilakukan lantaran kasus positif COVID-19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, meningkat. Untuk itu, Pemkot Surabaya mengantisipasi para pendatang dari Bangkalan.

IGD RSUD Bangkalan sebelumnya ditutup lantaran 18 tenaga kerja (nakes) dan pegawainya positif COVID-19. Selain itu pihak rumah sakit menyiapkan 100 bed, dari sebelumnya 20 bed untuk merawat pasien positif COVID-19.

Sedangkan 18 orang di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu yang positif COVID-19 terdiri dari apoteker 1 orang, dokter 1, perawat 8, analis 2, radiografer 1, admin ruangan 1, front office 2, manajemen 1 dan satpam 1 orang. (Anjas)