DPRD Ajak Masyarakat Bantu Pemda Cegah karhutla di Kepri

oleh
Screenshot_2021-03-03-20-38-48-31

Tanjungpinang, KRsumsel.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau mengajak masyarakat bahu-membahu membantu pemerintah dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah itu.

Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Riau Widiastadi Nugroho di Tanjungpinang, Selasa, menyebut meskipun pemerintah daerah telah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk penanganan karhutla, upaya tersebut tidak bisa dilakukan sendiri, tanpa bantuan masyarakat.

Masyarakat diimbau ikut serta dalam pencegahan karhutla dengan cara tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan saat akan memasuki musim tanam, sedangkan khusus pengguna jalan tidak membuang puntung rokok secara sembarangan.

“Kami mengajak masyarakat untuk sama-sama peduli terhadap lingkungan dan tidak membakar hutan dan lahan secara ilegal,” kata pria yang akrab disapa Iik itu.

Ia mengapresiasi langkah cepat tim gabungan satgas karhutla dalam memadamkan titik api yang muncul di Kepri, khususnya Kota Batam.

Ia mengatakan memasuki peralihan musim dan banyak aksi ilegal dilakukan oknum warga, membuat kawasan hutan dan lahan di Batam terbakar dalam beberapa hari terakhir.

“Kami apresiasi satgas karhutla yang telah berjibaku memadamkan titik api sebelum membesar. Ancaman karhutla memang patut diwaspadai oleh semua pihak,” katanya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala BNPB Doni Monardo menyatakan untuk mencegah dan menanggulangi dampak karhurla dibutuhkan dukungan semua pihak.

“Karhutla adalah ancaman permanen, maka solusinya juga harus permanen” kata dia.

Pola pencegahan lainnya, katanya, mengetatkan perolehan izin lingkungan, di mana kewenangan di kepala daerah.

Di samping itu, katanya, pemimpin di daerah wajib melakukan pengawasan, memberikan sanksi, atau tindakan administratif bagi yang melanggar.

“Tidak semua permasalahan pemadaman diserahkan ke pemerintah pusat. Jika kepala daerahnya dapat menjadi contoh, elemen di bawahnya pasti juga mengikuti,” katanya.(Anjas)