Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Pamekasan, pada November, yakni mulai tanggal 1 hingga 12 November 2020, jumlah warga Pamekasan yang terkonfirmasi terpapar virus corona jenis baru ini sebanyak 16 orang, sedangkan pada Desember dalam kurun waktu yang sama sebanyak 116 orang.
“Jadi perbandingannya antara 16 orang pada November, yakni mulai tanggal 1 hingga 12, dan 116 pada Desember 2020, dalam kurun waktu yang sama, yakni mulai tanggal 1 hingga 12,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Pamekasan Sigit Priyono di Pamekasan, Sabtu.
Dengan demikian, maka, rata-rata kasus baru COVID-19 per hari pada November 2020 sebanyak 1 orang, sedangkan pada Desember di kurun waktu yang sama, rata-rata sebanyak 9 orang.
Menurut Sigit, lonjakan kasus baru COVID-19 terjadi sejak tanggal 1 Desember, yakni sebanyak 10 orang, pada tanggal 2 Desember sebanyak 2 orang, lalu 11 orang pada tanggal 3 Desember dan 1 orang pada 4 Desember 2020.
Berikutnya sebanyak 14 orang ditemukan kasus positif baru, lalu 4 orang, 2 orang, 3 orang, 15 orang, 27 orang, 16 orang, dan terakhir, Sabtu (12/12) sebanyak 11 orang warga Pamekasan terkonfirmasi positif terpapar COVID-19.
“Kasus baru COVID-19 per hari ini, dari lima kecamatan, yakni Kecamatan Tlanakan, Pademawu, Galis, Pegantenan, dan Kecamatan Pamekasan, terdiri dari 8 orang berjenis kelamin perempuan dan tiga orang lainnya laki-laki,” kata Sigit.
Ke 11 orang pasien baru COVID-19 itu masing-masing berinisial M (27), perempuan asal Kecamatan Tlanakan, H (41) perempuan asal Kecamatan Pademawu, S (34) perempuan asal Kecamatan Galis, E (35) perempuan asal Kecamatan Galis, S (19) perempuan asal Kecamatan Pegantenan, R (34) perempuan, M (47) laki-laki, H (60) laki-laki, dan S (2) perempuan, juga berasal dari Kecamatan Pegantenan.
Dua pasien positif COVID-19 lainnya masing-masing F (28) berjenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Pamekasan dan S (15) berjenis kelamin perempuan, asal Kecamatan Pamekasan.
Total jumlah warga Pamekasan yang terkonfirmasi positif terpapar COVID-19 hingga tanggal 12 Desember 2020 ini sebanyak 542 orang, dengan perincian, 127 orang diisolasi, 370 orang sembuh, dan sebanyak 45 orang lainnya meninggal dunia.
Sedangkan jumlah totak warga Pamekasan yang suspect COVID-19 sebanyak 1.038 orang dengan perincian, 39 orang dalam pengawasan, 931 orang selesai pengawasan dan sebanyak 68 orang lainnya meninggal dunia.(Anjas)
















