Pemkot Kebut Pembangunan RSUD di Banda Panduang Solok

user
elisa 30 Desember 2021, 11:28 WIB
untitled

Solok, KRsumsel.com - Pemerintah Kota Solok terus mengupayakan pengerjaan fisik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berlokasi di Banda Panduang, Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat di bidang kesehatan.

Wali Kota Solok Zul Elfian Umar di Solok, Kamis mengatakan salah satu upaya yang dilakukan ialah melakukan pinjaman dari program pinjaman Penguatan Ekonomi Nasional (PEN) dan pinjaman daerah dalam rangka mendukung program PEN tahun anggaran 2021.

Selain itu, juga telah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Edwin Syahruzad, secara virtual melalui konferensi video.

Menurutnya kesepakatan tersebut merupakan program Pinjaman Penguatan Ekonomi Nasional (PEN) dan pinjaman daerah dalam rangka mendukung program PEN tahun anggaran 2021.

Pemkot Kebut Pembangunan RSUD di Banda Panduang Solok

Ia berjanji akan menggunakan pinjaman tersebut secara akuntabel dan telah disiapkan tim untuk mengelola dengan baik serta penuh tanggung jawab agar dapat dimanfaatkan dengan baik, terutama untuk kelanjutan pembangunan RSUD Solok.

Zul Elfian menjelaskan saat ini Kota Solok sebagai kota perlintasan dan merupakan satu-satunya daerah di Provinsi Sumatera Barat yang belum memiliki RSUD.

Ia juga berharap semoga dengan pinjaman dana PEN ini, akan dapat menyelesaikan pembangunan RSUD dengan cepat dan dapat difungsikan dengan maksimal.

"Kamu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemendagri, Kemenkeu dan PT SMI yang telah mempercayakan PEN ke Kota Solok," ucap dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Edwin Syahruzad mengatakan pinjaman ini merupakan bagian program PEN yang dilakukan pemerintah pusat dalam upaya pemulihan ekonomi nasional sebagai upaya mengurangi dampak pandemi COVID-19.

"Kami menyambut baik kegiatan pembangunan RSUD Solok ini. Diharapkan, dengan selesainya pembangunan RSUD ini dapat menyerap tenaga kerja lokal yang bisa sampai 3.000 orang, serta dampak ekonomi bagi masyarakat," ujar dia.

Ia meminta agar pengelolaan dana dapat dilakukan dengan integritas dan tata kelola yang baik. Sehingga pemanfaatan dapat dirasakan sebesar-besarnya kepada masyarakat.(Anjas)

Credits

Bagikan