Gubernur Lemhannas Ajak Peserta P4N Studi Banding ke Vietnam

oleh

Krsumsel.com, Jakarta – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily mengajak peserta Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXX Tahun 2026 studi banding ke Vietnam untuk pelajari strategi pembangunan.

Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (7/11), kunjungan itu dilaksanakan pada Kamis (5/11). Menurut Ace, studi ini perlu dilakukan agar perbendaharaan pengetahuan peserta tentang konsep pembangunan negara semakin banyak.

“Studi Strategis Luar Negeri merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter dan kapasitas kepemimpinan nasional. Para peserta tidak hanya dituntut memahami perkembangan global, tetapi juga mampu mengambil pelajaran strategis dari pengalaman negara lain untuk kepentingan Indonesia,”jelas Ace dalam siaran pers tersebut.

Ace menjelaskan, dalam kunjungan itu para peserta mempelajari banyak salah satunya pertumbuhan ekonomi Vietnam pada kuartal III 2026 mencapai 9,9 persen.

Baca juga: Kementerian Targetkan Seluruh Pelosok Desa di Maluku Teraliri Listrik 2029

Capaian tersebut ditopang oleh reformasi struktural, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur terpadu, serta kebijakan yang mendorong masuknya investasi asing.

Selain itu, para peserta juga mempelajari sejumlah kebijakan Vietnam, mulai dari reformasi struktural hingga pembangunan infrastruktur yang dapat menjadi bahan kajian bagi Indonesia. Namun, pengalaman tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik nasional.

“Vietnam memberikan banyak hal yang dapat kita pelajari, mulai dari reformasi struktural, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur terpadu, hingga keberhasilannya membangun kepercayaan investor global,”kata Ace.

“Pengalaman tersebut perlu dikaji secara komprehensif agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan strategi pembangunan dan memperkuat ketahanan nasional, khususnya dalam mewujudkan kemandirian energi Indonesia,”tambah dia.(net)