KRSumsel.com, Palembang – Pemerintah Kota Palembang bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia bergerak cepat mewujudkan rencana revitalisasi Rumah Susun (Rusun) Ilir Barat. Langkah strategis ini diawali dengan rangkaian rapat pembahasan serta peninjauan langsung ke lokasi.
Pertemuan penting tersebut digelar di Rumah Dinas Wali Kota Palembang pada Minggu (25/10). Rapat ini dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP RI, Dr. Sri Haryati, S.Pi., M.Si, bersama Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
Turut hadir pula jajaran Perumnas, Dinas Perkimtan Provinsi Sumatera Selatan, serta perwakilan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Kementerian PKP menekankan pentingnya pelaksanaan kajian mendalam secara menyeluruh sebelum proyek revitalisasi dieksekusi. Kajian ini mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari kondisi fisik bangunan, legalitas, teknis, hingga perhitungan ekonomi yang matang demi kenyamanan masyarakat ke depannya.
Hal ini disampaikan Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP RI, Sri Haryati, mengatakan kajian komprehensif diperlukan agar setiap tahapan revitalisasi memiliki dasar yang jelas dan dapat menjadi bahan dalam penyusunan rekomendasi kepada Menteri PKP.
Baca juga: Kapolres Ogan Ilir Pimpin Strong Point Pagi
“Jadi memang kita inginkan ini komprehensif, sehingga nanti usulan tindak lanjut yang kami laporkan kepada Pak Menteri semuanya betul-betul bisa lengkap,” ujar Sri Haryati.
Menurutnya, pemetaan berbagai aspek tersebut menjadi bagian penting sebelum menentukan langkah tindak lanjut terhadap rencana revitalisasi Rusun Ilir Barat.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyebut kunjungan dan rapat bersama Kementerian PKP merupakan bagian dari upaya mempercepat realisasi revitalisasi Rusun Ilir Barat.
“Makanya ada Ibu Dirjen yang diperintahkan langsung oleh Pak Menteri. Dan hari ini tim lengkap akan meninjau lapangan,” kata Ratu Dewa.
Ia menilai proses pembahasan yang dilakukan bersama pemerintah pusat telah memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai tahapan revitalisasi. Selain pembahasan secara komprehensif, peninjauan langsung ke lapangan juga diperlukan untuk memastikan kondisi faktual di lokasi.
“Saya lihat tadi melalui hasil rapat memang semua terukur. Kajian secara komprehensif, kemudian ditinjau ke lapangan dan waktunya juga sudah terpetakan semua,” ujarnya.
Ratu Dewa berharap proses tersebut dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan Rusun Ilir Barat yang lebih representatif dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat ke depan.
Ia juga meminta dukungan masyarakat Kota Palembang agar seluruh tahapan revitalisasi dapat berjalan dengan baik sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan pemerintah.
“Untuk target kita mengikuti Kementerian PKP serta Bapak Gubernur, karena memang kita harus melalui tahapan-tahapannya terlebih dahulu,” pungkasnya. (edi)












