Krsumsel.com, Bengkulu – Seorang siswi sekolah menengah atas (SMA) berinisial FOP (16) warga Kelurahan Sukarami Kota Bengkulu yang hanyut di Pantai Berkas ditemukan meninggal dunia di pesisir pantai dekat kawasan Kota Tua pada Selasa (20/10) pagi, setelah dilakukan pencarian sejak Senin (19/10) malam.
Komandan Tim (Dantim) pencarian Basarnas Bengkulu Panji Andika mengatakan, jasad korban ditemukan oleh tim gabungan sekitar pukul 05.40 WIB atau sekitar 3,5 kilometer dari lokasi korban dilaporkan hilang.
“Untuk penemuan jasad korban telah ditemukan sekitar pukul 05.40 WIB oleh tim gabungan dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu,”kata Panji di Kota Bengkulu, Selasa (20/10).
Sebelumnya, Basarnas Bengkulu mengerahkan personel untuk melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban yang hanyut di kawasan Pantai Berkas, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, pada Senin malam.
Baca juga: Polres Nagan Raya Tangkap Sopir Angkut 5.000 Liter BBM Solar Subsidi
Berdasarkan informasi awal, laporan kejadian diterima dari seorang pelapor bernama Amelia sekitar pukul 19.25 WIB. Korban diduga hanyut terbawa arus setelah mendatangi kawasan pantai.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Dio (15), korban datang menggunakan sepeda motor dan langsung berlari menuju pantai. Dua orang pengunjung sempat berusaha menghalangi korban, tetapi korban berontak hingga terlepas dan terbawa arus ombak.
“Kronologis kejadian berawal saat korban datang menggunakan sepeda motor dan langsung berlari ke pantai, korban sempat dihalangi oleh dua orang pengunjung lainnya namun karena berontak dan terlepas dan terbawa arus ombak,”kata Dio.
Sementara itu, Kapolsek Teluk Segara AKP Noprizal membenarkan informasi korban sempat terlibat pertengkaran dengan orang tuanya. Berdasarkan informasi sementara, korban disebut telah tiga hari bertengkar dengan orang tuanya dan beberapa kali mengucapkan keinginan untuk mengakhiri hidupnya.(net)












