Pemkab Langkat Perkuat Pelayanan Dasar di Pulau Kampai

oleh

Krsumsel.com, Stabat – Pemkab Langkat Sumatera Utara memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan khususnya bidang kesehatan dengan membangun puskesmas rawat inap di Pulau Kampai Kecamatan Pangkalan Susu dengan harapan warga memperoleh akses pelayanan kesehatan yang semakin dekat dan memadai.

Plt Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti di Stabat, Jumat (2/10) mengatakan, pembangunan fasilitas kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dengan sumber pembiayaan dari DBH Tahun Anggaran 2026.

Baca juga:Polisi Ungkap Kasus Tabrak Lari Maut di Batam Setelah Tiga Tahun

Pembangunan tersebut diharapkan menghasilkan fasilitas pelayanan kesehatan rawat inap yang dapat mendukung peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga Desa Pulau Kampai dan wilayah sekitarnya.

“Penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan perbaikan rumah masyarakat yang rusak, tetapi juga perlu diikuti dengan penguatan berbagai pelayanan dasar agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara lebih baik,”katanya.

Terkait pembangunan Puskesmas Rawat Inap di Pulau Kampai, Tiorita menekankan pentingnya pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan, tepat waktu, serta memperhatikan mutu dan kualitas bangunan.

Ia berharap fasilitas yang dibangun nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. “Yang kita bangun harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, pekerjaan harus dilaksanakan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan pemkab telah bertemu langsung dengan masyarakat yang menerima bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi.

Di Kecamatan Pangkalan Susu, tercatat sebanyak 84 rumah menerima bantuan stimulan berdasarkan tingkat kerusakannya, terdiri atas 41 rumah rusak ringan, 25 rumah rusak sedang, dan 18 rumah rusak berat.

Penyaluran bantuan stimulan rumah rusak dilakukan melalui tahapan pendataan, verifikasi dan validasi untuk memastikan data penerima sesuai dengan kondisi kerusakan di lapangan.(net)