PRABUMULIH, KRSUMSEL.COM — Sebanyak 16 dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan III Periode September 2026 resmi diterima untuk menjalankan tugas pelayanan kesehatan di Kota Prabumulih.
Acara penerimaan dan penyerahan berlangsung di Ruang Rapat Lantai I Pemerintah Kota Prabumulih,Rabu (23/09/26).
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, S.Kom., M.M., dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Djoko Listyano, S.KM., M.Si. Para dokter muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia ini nantinya disebar ke tiga fasilitas kesehatan (faskes):
Puskesmas Pasar
Puskesmas Gunung Kemala
RS AR Bunda Prabumulih
Dorong Pengalaman Praktik dan Etika Profesi.
Baca juga:Istri Bunuh Suami, Keluarga Korban : Anaknya Tidak Sakit
Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Djoko Listyano, menyampaikan bahwa kehadiran para peserta PIDI diharapkan menjadi sarana mengasah pengalaman praktik lapangan sekaligus memperkuat mutu pelayanan kesehatan masyarakat setempat.
”Kami meminta para peserta menjalankan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab, serta selalu menjunjung tinggi etika profesi. Pihak fasilitas kesehatan juga diharapkan memberikan pendampingan dan arahan tugas yang jelas,” ujar Djoko.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, menyambut hangat kedatangan para dokter internsip dan berharap kontribusi mereka dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Selamat datang kepada dokter-dokter muda dari berbagai universitas di Indonesia. Atas nama Pemerintah Kota Prabumulih, kami menyambut baik kehadiran para dokter sekalian. Selama menjalankan tugas, kami berharap para dokter dapat menjaga nama baik pemerintah daerah maupun almamater masing-masing,” kata Franky.
Ia juga menegaskan agar jajaran pimpinan faskes penerima memberikan dukungan penuh dan pembagian kerja yang terstruktur. Penempatan 16 dokter ini diharapkan tak hanya meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan di Prabumulih, tetapi juga memberikan pematangan kompetensi lapangan bagi para dokter muda tersebut.(Roy)


















