Penerima Bansos Didorong jadi Anggota dan Pelaku Usaha KDKMP

oleh

Krsumsel.com, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) RI mendorong penerima bantuan sosial (Bansos) untuk menjadi anggota dan pelaku usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan hal tersebut usai rapat yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Rabu (15/7).

“Kemensos turut berpartisipasi dalam mendorong penerima manfaat untuk aktif menjadi anggota KDKMP,”kata Gus Ipul dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (16/7).

Selain mendorong keanggotaan, Kemensos juga mendukung pemberdayaan ekonomi penerima manfaat atau penerima bansos melalui koperasi tersebut. Penerima manfaat diharapkan dapat memasarkan atau menjual produk-produknya melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Baca juga: Bukan Sekadar Menginap: Manjakan Diri dengan Gratis 1 Jam Massage!

“Kemudian dalam rangka pemberdayaan, diharapkan nanti penerima manfaat bisa menjual produk-produknya ke KDKMP,”ujar dia. Kemensos membuka peluang agar Bansos yang disalurkan kepada masyarakat ke depan dapat dimanfaatkan melalui KDKMP, baik untuk pengambilan bantuan maupun belanja kebutuhan melalui koperasi tersebut.

Gus Ipul mengemukakan, Bansos yang berpotensi disalurkan melalui KDKMP di antaranya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini disalurkan melalui mekanisme transfer tunai.

Saat ini lanjut Gus Ipul, Kemensos masih melakukan uji coba di beberapa lokasi bersama Kementerian Koperasi. Keberadaan layanan perbankan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di KDKMP menjadi salah satu pendukung yang memungkinkan penyaluran bansos dilakukan melalui koperasi.

“Sekarang sedang dicoba di beberapa tempat. Mudah-mudahan nanti kalau semuanya siap, baik infrastruktur, sumber daya manusia, maupun komoditasnya, KDKMP bisa berjalan,”tuturnya.

Gus Ipul menambahkan, penyaluran Bansos melalui KDKMP akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan operasional di lapangan.

“Dengan begitu warga lebih dekat bisa mengambil uangnya atau sekaligus membelanjakan nanti di Koperasi Merah Putih,”ucap Gus Ipul.(net)